Sabtu, 20 Oktober 2012

hikmah dan keutamaan kurban idul adha


1. Kebaikan dari setiap helai bulu hewan kurban
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
2. Berkurban adalah ciri keislaman seseorang
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Siapa yang mendapati dirinya dalam keadaan lapang, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat shalat Ied kami.” [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]
3. Ibadah kurban adalah salah satu ibadah yang paling disukai oleh Allah
Dari Aisyah, Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada amalan anak cucu Adam pada hari raya qurban yang lebih disukai Allah melebihi dari mengucurkan darah (menyembelih hewan qurban), sesungguhnya pada hari kiamat nanti hewan-hewan tersebut akan datang lengkap dengan tanduk-tanduknya, kuku-kukunya, dan bulu- bulunya. Sesungguhnya darahnya akan sampai kepada Allah –sebagai qurban– di manapun hewan itu disembelih sebelum darahnya sampai ke tanah, maka ikhlaskanlah menyembelihnya.” [HR. Ibn Majah dan Tirmidzi. Tirmidzi menyatakan: Hadits ini adalah hasan gharib]
4. Berkurban membawa misi kepedulian pada sesama, menggembirakan kaum dhuafa
“Hari Raya Qurban adalah hari untuk makan, minum dan dzikir kepada Allah” [HR. Muslim]

Kamis, 18 Oktober 2012

cara beribadah yang baik


Masih ada di kalangan umat Islam ini yang dalam beribadah berdasarkan angan-angan atau kira-kira belaka, ada juga yang hanya berdasrakan logika semata, bahwa kalau ibadah baik dengan niat baik pasti mendapatkan pahala. Padahal semua bentuk ibadah yang mendatangkan pahala itu sudah ditentukan oleh Allah dan dicontohkan oleh Rasulullah sebagaimana Allah tegaskan dalam Al-qur’an surat An-nisaa ayat 123, (Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah [QS.4:123]
Maka dari itu tidak semestinya dalam melakukan ibadah itu dengan mengarang sendiri dengan anggapan pasti medatangkan pahala, padahal telah ada contoh yang pasti adalah Rasulullah sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” [QS.33:21]. Tidak ada yang paling benar sebagai contoh dalam beribadah kecuali Rasulullah, karena kalau kita mencontoh orang lain termasuk kyai atau ustadz sekalipun kalau tidak sesuai dengan contoh rasul pasti akan tertolak sebagaimana sabda Rasulullah, “Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang bukan perintah kami, maka ia tertolak[HR. Muslim juz 3, hal. 1344]

Kamis, 11 Oktober 2012

10 Manfaat Olahraga Bagi Anak




Selain untuk kesehatan, olahraga berguna bagi kehidupan sosial anak nantinya. Berikut adalah manfaat yang didapat anak dari berolahraga yang dirangkum dari Gal Time:

1. Untuk Kesehatan dan Kebugaran
Para peneliti di Centers for Disease Control mengkonfirmasi kemungkinan obesitas di kalangan anak-anak Amerika, yang bisa memicu penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan lain sebagainya. Olahraga secara teratur merupakan salah satu cara terbaik untuk memerangi obesitas pada anak-anak dan juga menjaga kesehatan serta kebugaran mereka.

2. Meningkatkan Kemampuan Akademis
Menurut para peneliti di Michigan State University Institute, anak yang berolahraga tampil lebih baik di sekolah daripada mereka yang tidak. Partisipasi dalam olahraga mengajarkan anak-anak untuk fokus pada tugas dan mengelola waktu mereka secara efektif.

3. Mendorong Sportivitas
Anak-anak yang berpartisipasi dalam olahraga bisa mengasah keterampilan sportivitas mereka dengan baik. Berjabat tangan dengan kompetisi, tidak peduli apa hasil dari suatu pertandingan, mampu menerima kekalahan dan berusaha melakukan yang terbaik bagi dirinya dan tim secara keseluruhan.

4. Mudah Bersosialisasi
Olahraga bisa jadi cara untuk membangun jaringan sosial instan untuk anak. Kerjasama sebagai satu tim atau bertemu rival lainnya akan membuat jaringan pertemanannya semakin meluas.

5. Membangun Harga Diri
Anak-anak akan mengembangkan harga diri melalui prestasi. Olahraga memberi kesempatan anak untuk belajar, mencapai sesuatu, dan merasa nyaman terhadap diri mereka sendiri. Dukungan dari orangtua dan pelatih akan mendorong perbaikan kinerja mereka ke arah yang positif sehingga menumbuhkan pencitraan diri yang baik.

6. Mengajarkan Kerjasama
Anak-anak akan mengenal segala macam pelajaran sosial yang sangat berharga melalui olahraga. Menjadi bagian dari kelompok dan belajar untuk melakukan yang terbaik bagi tim secara keseluruhan adalah salah satu manfaat yang paling berharga dari olahraga bagi anak.

7. Bekerja Berdasarkan Tujuan
Membawa pulang piala juara, memenangkan turnamen, adalah tujuan akhir olahraga bagi anak. Olahraga memberi pengalaman berharga dalam memecahkan tujuan jangka pendek maupun jangka panjang. Anak diajarkan untuk menjalani suatu proses dan perlu kerja keras sebelum mendapatkan sesuatu.

8. Pembinaan Ketekunan
Olahraga mengajarkan anak untuk tidak mudah menyerah walau menghadapi cidera, kekecewaan, dan kekalahan. Mereka belajar untuk mengatasi kekalahan dengan tenang dan bekerja lebih giat lagi untuk kepentingan putaran berikutnya dengan penuh ketekunan.

9. Mencegah Masalah
Kenakalan remaja seperti kekerasan, pengrusakan, penggunaan narkoba dan lainnya bisa diminimalisir dengan olaharaga. Rutinnya jadwal latihan membuat anak tidak sempat membuat masalah-masalah kriminalitas semacam itu, dan mereka akan lebih fokus terhadap pencapaian prestasi mereka.

10. Menyenangkan
Selain untuk kesehatan, berolahraga juga menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Kerjasama tim, bersorak mendukung teman, berpelukan ketika berhasil melakukan sesuatu, dan lainnya akan membuat anak berkomitmen pada olahraga dalam jangka panjang. Diluar jam pelajaran yang membosankan, olahraga adalah waktu anak untuk bermain dan bersenang-senang dengan teman-temannya.

Rabu, 10 Oktober 2012


CARA BERIBADAH YANG BAIK 
Masih ada di kalangan umat Islam ini yang dalam beribadah berdasarkan angan-angan atau kira-kira belaka, ada juga yang hanya berdasrakan logika semata, bahwa kalau ibadah baik dengan niat baik pasti mendapatkan pahala. Padahal semua bentuk ibadah yang mendatangkan pahala itu sudah ditentukan oleh Allah dan dicontohkan oleh Rasulullah sebagaimana Allah tegaskan dalam Al-qur’an surat An-nisaa ayat 123, (Pahala dari Allah) itu bukanlah menurut angan-anganmu yang kosong dan tidak (pula) menurut angan-angan Ahli Kitab. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan, niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah [QS.4:123]
Maka dari itu tidak semestinya dalam melakukan ibadah itu dengan mengarang sendiri dengan anggapan pasti medatangkan pahala, padahal telah ada contoh yang pasti adalah Rasulullah sebagaimana firman Allah, “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu” [QS.33:21]. Tidak ada yang paling benar sebagai contoh dalam beribadah kecuali Rasulullah, karena kalau kita mencontoh orang lain termasuk kyai atau ustadz sekalipun kalau tidak sesuai dengan contoh rasul pasti akan tertolak sebagaimana sabda Rasulullah, “Dari Aisyah bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang bukan perintah kami, maka ia tertolak[HR. Muslim juz 3, hal. 1344]

Rabu, 03 Oktober 2012


Karakteristik Anak Tunanetra

  •  KARAKTERISTIK ANAK TUNANETRA DALAM ASPEK AKADEMIS
Bateman dalam Hallahan &Kauffman (1991:312) mengemukakan bahwa dari hasil  penelitian, diperoleh beberapa     fakta    yang     memberikan    kesan    bahwa    anak    tunanetra    baik    yang    kurang    lihat maupun buta, ketinggalan    dari   temannya   yang   awas. Berkaitandengan tersebut, Samuel Hayes dalam Moh. Amin (1986:13) telah    mengukur    kecerdasan   tunanetra    dengan menggunakan    tes kecerdasan Hayes Binet dengan    menghilangkan nomor-nomor yang menggunakan    penglihatan dan menggantinya dengan nomor-nomor yang tidak menggunakan penglihatan dari Standford-Binet. Tes tersebut menguji 2.312 anak-anak buta, dan menemukan bahwa angka IQ rata-rata mereka adalah 98,8.
Studi yang dilakukan oleh kephart 7 Schwartz (1974) menunjukkan bahwa anak-anak yang mengalami gangguan penglihatan yang berat cenderung memperoleh kemampuan berkomunikasi    secara    lisan, dan mampu berprestasi, seperti anak awas.
  • KARAKTERISITK ANAK TUNANETRA DALAM ASPEK PRIBADI DASOSIAL
Hallahan & Kauffman (1991:313) mengemukakan bahwa hasil penelitian tidak menunjukkan bahwa anak tunanetra secara umum tidak dapat menyesuaikan diri (maladjusted) sehingga masalah kepribadian bukan merupakan sifat/pembawaan dari ketunanetraannya.Sikap negatif orang awas, dapat terjadi karena adanya penilaian yang salahatau persepsi negatif terhadap tunanetra.
2 . Beberapa literatur mengemukakan karakteristik yang mungkin terjadi pada anak tunanetra yang tergolong buta sebagai akibat langsung maupun tidak langsung dari kebutaannya ialah:
1) Curiga pada orang lain
2) Mudah tersinggung
3) Ketergantungan pada orang lain
  •  KARAKTERISTIK ANAK TUNANETRA DALAM ASPEK FISIK /SENSORS DAOTORIK/PERILAKU 
1. Aspek Fisik dan Sensoris
Dari kondisi matanya dan sikap tubuhnya yang kurang ajeg serta agak kaku, dari segi indera, umumnya anak tunanetra menunjukkan kepekaan yang lebih baik pada indera pendengaran dan perabaan dibanding dengan anak awas.
2. Aspek Motorik
Dari aspek motorik/perilaku anak tunanetra menunjukkan karakteristik, sebagai berikut:
a. Gerakannya agak kaku dan kurang fleksibel
b. Perilaku Stereotipee (Stereotip behavior)

www.scribd.com/doc/28796873/KARAKTERISTIK-ANAK-TUNANETRA